Serat mesokarp kelapa sawit merupakan residu industri yang berpotensi dimanfaatkan sebagai pengisi komposit termoplastik. Penelitian ini menganalisis pengaruh fraksi berat partikel serat mesokarp terhadap kekuatan tarik dan lentur komposit low-density polyethylene (LDPE). Partikel yang lolos ayakan 200 mesh ditambahkan sebesar 0, 5, 10, dan 15 wt%. Campuran dipanaskan pada 150 °C selama 20 menit, diaduk manual setiap 5 menit, kemudian dipres selama 5 menit hingga mendingin. Tiga spesimen dari satu lempeng untuk setiap komposisi diuji tarik dan lentur. Nilai tarik tertinggi pada rentang pengujian diperoleh pada 5 wt%, yaitu 16,16 ± 1,14 MPa, sedangkan nilai lentur tertinggi diperoleh pada 15 wt%, yaitu 55,72 ± 5,50 MPa. Perbedaan respons kedua pengujian menunjukkan bahwa fraksi pengisi dan mutu pembentukan lempeng memengaruhi setiap mode pembebanan secara berbeda. Hasil ini memberikan data awal untuk pengembangan komponen LDPE non struktural dan peningkatan nilai guna residu kelapa sawit.
Copyrights © 2026