Swivel joint merupakan komponen penting pada sistem perpipaan industri yang berfungsi mengakomodasi gerakan rotasi sekaligus menjaga kontinuitas aliran fluida. Penelitian ini bertujuan menganalisis distribusi tekanan dan karakteristik aliran gas C₄H₁₀ pada Swivel Joint Style 40 dengan sudut gerak engsel 45° menggunakan pendekatan Computational Fluid Dynamics (CFD). Simulasi tiga dimensi kondisi tunak dilakukan menggunakan ANSYS Fluent 19.0 dengan model turbulensi k– ω SST. Hasil simulasi menunjukkan distribusi tekanan relatif (gauge pressure) maksimum sebesar 4,4 × 10⁻² Pa pada daerah inlet, dengan pressure drop sebesar 0,0738 Pa menuju outlet. Kecepatan aliran meningkat hingga 0,24 m/s pada daerah belokan tanpa menunjukkan separasi aliran yang signifikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa geometri Swivel Joint Style 40 mampu mempertahankan distribusi tekanan dan karakteristik aliran yang stabil. Temuan ini dapat menjadi referensi dalam evaluasi desain dan optimasi sistem perpipaan industri untuk meningkatkan efisiensi aliran dan keandalan operasi.
Copyrights © 2026