Proses pemotongan menggunakan mesin cold saw memegang peranan penting dalam industri fabrikasi baja karena memengaruhi produktivitas dan efisiensi penggunaan alat potong. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kecepatan pemajuan (advance speed) dan jumlah potongan yang dihasilkan oleh saw blade pada mesin cold saw di PT XYZ. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode studi pustaka, observasi lapangan, wawancara, dan analisis data logbook operasional mesin selama 40 hari kerja. Data yang dianalisis meliputi variasi advance speed dan jumlah potongan yang dihasilkan oleh saw blade pada kecepatan potong konstan sebesar 107 m/min. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan advance speed berkaitan dengan penurunan jumlah potongan yang dapat dihasilkan oleh saw blade. Pada advance speed 0,05 m/s diperoleh jumlah potongan tertinggi sebesar 1200 unit diperoleh jumlah potongan tertinggi sebesar 1200 unit, sedangkan pada advance speed 0,40 m/s jumlah potongan menurun menjadi 300 unit. Rentang advance speed 0,10–0,20 m/s menunjukkan jumlah potongan yang relatif tinggi, yaitu antara 750–1000 potongan per blade, dibandingkan dengan advance speed 0,30–0,40 m/s yang menghasilkan 300–500 potongan per blade. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan advance speed yang tepat dapat meningkatkan efisiensi penggunaan saw blade serta mendukung penerapan sistem penggantian blade yang lebih terukur berdasarkan data operasional.
Copyrights © 2026