Kebutuhan energi dan isu lingkungan mendorong pemanfaatan energi surya, namun kinerjanya dipengaruhi posisi matahari dan sudut kemiringan, sementara studi komparatif masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis performa panel surya 50 Wp menggunakan solar tracker dual-axis dan panel tetap dengan berbagai sudut kemiringan berdasarkan parameter tegangan, arus, daya keluaran, energi listrik, dan efisiensi konversi energi. Metode yang digunakan adalah eksperimen lapangan selama lima hari pengujian dengan pengukuran parameter listrik secara berkala pada kedua sistem. Efisiensi panel (µ) dihitung menggunakan persamaan µ=(P/(GxA))x100%, dengan (P) sebagai daya keluaran, (G) sebagai intensitas radiasi matahari yang diukur pada waktu yang sama, dan (A) sebagai luas permukaan panel surya monokristalin 50 Wp sebesar 0,27 m². Hasil penelitian menunjukkan bahwa panel surya dengan solar tracker dual-axis menghasilkan daya rata-rata sebesar 9,46 W, lebih tinggi dibandingkan panel tetap sebesar 5,34 W. Efisiensi sistem solar tracker mencapai 3,79%, sedangkan panel tetap sebesar 1,90%, dengan peningkatan efisiensi sekitar 1,89%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan solar tracker dual-axis lebih efektif dalam meningkatkan performa dan efisiensi panel surya dibandingkan panel tetap dengan variasi sudut kemiringan, sehingga berpotensi mendukung pengembangan teknologi green energy secara berkelanjutan
Copyrights © 2026