Stock Peternakan
Vol 8, No 2 (2026): Stock Peternakan

KUALITAS TEPUNG DAUN INDIGOFERA (Indigofera sp.) TERFERMENTASI DENGAN BIOAKTIVATOR Saccharomyces Cerevisiae

Wanda Tri Admaja (Politeknik Negeri Lampung)
Harfina Rais (Politeknik Negeri Lampung)
Rikardo Silaban (Unknown)
Riko Noviadi (Unknown)
Nurul Azizah Usman (Unknown)



Article Info

Publish Date
06 Sep 2026

Abstract

Industri peternakan selalu dihadapkan permasalahan terkait pakan, pakan sumber protein dengan harga yang mahal serta diimpor. Salah satu alternatif pakan sumber protein lokal yang berpotensi digunakan adalah daun Indigofera (Indigofera sp.). Penelitian bertujuan untuk menganalisis kualitas fisik dan kimia tepung daun Indigofera sp. yang difermentasi menggunakan Saccharomyces cerevisiae sebagai sumber protein alternatif pakan ternak. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Desain penelitian meliputi P0 : Tepung daun indigofera tanpa Saccharomyces cerevisiae, P1 : Tepung daun indigofera + Saccharomyces cerevisiae (2%), P2 : Tepung daun indigofera + Saccharomyces cerevisiae (4%), dan P3 : Tepung daun indigofera + Saccharomyces cerevisiae (6%) dari total bahan fermentasi. Proses fermentasi dilakukan selama 14 hari. Parameter yang diamati meliputi kualitas fisik (warna, aroma, dan tekstur, pH,) dan Kualitas kimia (kadar air, bahan kering , kadar abu dan bahan organik). Hasil penelitian menunjukan bahwa penambahan Saccharomyces cerevisiae berpengaruh nyata (P0,05) terhadap kualitas fisik fermentasi tepung daun Indigofera sp., yang meliputi tekstur, aroma, warna, keberadaan jamur, dan pH sedangkan kualitas kimia menunjukkan bahwa penambahan Saccharomyces cerevisiae berpengaruh nyata (P0,05) terhadap kadar bahan kering (BK), dan kadar air (KA), sedangkan kandungan abu dan bahan organik (BO) tidak menunjukkan perbedaan yang nyata antar perlakuan. Nilai pH terendah diperoleh pada perlakuan P1 (4,65±0,14), Nilai keberadaan jamur terbaik diperoleh pada perlakuan P2 (4.82±0.14) sedangkan tekstur dan aroma terbaik diperoleh pada perlakuan P3 dengan skor masing-masing (3,26±0,56) dan (3,66±0,16). Skor warna tertinggi diperoleh pada perlakuan P2 yaitu (3,91±0,03). Kandungan bahan kering berkisar antara 55,80–59,80%, bahan organik 93,80–94,40%, kadar air 40,20–44,30%, dan kadar abu 5,40–6,20%. Kesimpulan penelitian yaitu penambahan Saccharomyces cerevisiae hingga level 6% mampu memperbaiki kualitas fisik fermentasi tepung daun Indigofera sp. dan menghasilkan karakteristik fermentasi yang lebih baik.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

Sptr

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Veterinary

Description

Stock Peternakan Merupakan Jurnal Yang menerbitkan artikel dengan kajian benih, bibit, bakalan, ternak ruminansia indukan, pakan, alat dan mesin, budi daya ternak, panen, pasca panen, pengolahan, pemasaran, pengusahaan, pembiayaan dan sarana dan ...