JHESS: Journal Hub for Humanities and Social Science
Vol. 3 No. 2 (2026): 2026: Juli-Desember

Reinterpretasi Tradisi Mappasikarawa dalam Pernikahan Bugis melalui Tafsir Sosial QS An-Nisa’ [4]: 19

Mina Febriani (UIN Suska Riau)
Edi Hermanto (UIN Suska Riau)



Article Info

Publish Date
06 Aug 2026

Abstract

Tradisi Mappasikarawa merupakan salah satu rangkaian ritual dalam pernikahan adat Bugis yang sarat dengan makna simbolik dan nilai sosial. Tradisi ini tidak hanya dipahami sebagai praktik budaya, tetapi juga sebagai representasi relasi suami-istri, konsep kehormatan (siri’), serta legitimasi sosial dalam institusi pernikahan. Namun, dalam konteks sosial kontemporer, tradisi Mappasikarawa memerlukan pembacaan ulang agar tetap relevan dengan nilai keadilan dan etika relasional dalam Islam. Artikel ini bertujuan untuk mereinterpretasi tradisi Mappasikarawa melalui pendekatan tafsir sosial dengan menjadikan QS An-Nisa’ [4]:19 sebagai kerangka etik Qur’ani. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan dan analisis tafsir kontekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mappasikarawa dapat dipahami sebagai praktik budaya yang mengandung potensi nilai mu‘asyarah bi al-ma’ruf, namun juga menyimpan ketegangan makna yang memerlukan reinterpretasi agar sejalan dengan prinsip keadilan dan penghormatan terhadap perempuan. Penelitian ini menegaskan pentingnya dialog antara tradisi lokal dan nilai-nilai Qur’ani dalam membangun etika pernikahan yang berkeadaban.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jhess

Publisher

Subject

Religion Humanities Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences Other

Description

The Journal Hub of Humanities and Social Sciences aims to provide a platform for scholarly research and discussions in the fields of humanities and social sciences. The journal welcomes original research articles, literature reviews, theoretical papers, and methodological contributions that explore ...