Transformator memiliki peran penting dalam sistem distribusi tenaga listrik, khususnya pada kawasan industri. Salah satu permasalahan yang sering terjadi adalah ketidakseimbangan beban antar fasa, yang dapat menyebabkan peningkatan arus netral dan rugi-rugi daya, serta berdampak pada penurunan efisiensi transformator. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ketidakseimbangan beban terhadap rugi-rugi daya dan efisiensi pada transformator step down 20 kV/400 V. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dan komparatif dengan pengumpulan data lapangan melalui pengukuran langsung menggunakan ampere meter dan volt meter pada waktu beban puncak (siang dan sore hari) selama dua minggu. Data hasil pengukuran dibandingkan dengan standar dari PLN sebagai acuan analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai ketidakseimbangan beban berada dalam kisaran 0%–2%, rugi-rugi daya sebesar 0%–2%, dan efisiensi transformator berkisar antara 98%–99%. Meskipun nilai-nilai tersebut masih dalam batas normal sesuai standar PLN No. 17 Tahun 2014 dan SPLN D3.002-1:2007, ditemukan kecenderungan bahwa semakin tinggi ketidakseimbangan beban, semakin besar rugi-rugi daya yang terjadi dan menurunkan efisiensi transformator. Oleh karena itu, pemantauan dan pengendalian beban antar fasa perlu dilakukan secara berkala untuk menjaga kinerja transformator tetap optimal. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengelolaan transformator distribusi di lingkungan industri secara lebih efisien dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025