Studi ini bertujuan untuk membandingkan efisiensi desain dua jenis prototipe genteng surya—datar dan melengkung—dalam mengubah energi surya menjadi energi listrik. Kedua jenis genteng surya diuji dalam kondisi lingkungan yang serupa, termasuk intensitas cahaya, suhu, dan sudut kemiringan atap. Parameter utama yang dianalisis meliputi daya keluaran, efisiensi konversi energi, dan stabilitas kinerja selama periode tertentu. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa genteng surya datar menunjukkan efisiensi konversi yang sedikit lebih tinggi dalam kondisi iradiasi optimal. Namun, genteng surya melengkung menunjukkan kinerja yang lebih baik dalam menangkap cahaya dari berbagai sudut datang, terutama pada pagi dan sore hari, karena bentuknya yang melengkung memungkinkan penyerapan cahaya yang lebih merata sepanjang hari. Studi ini menyimpulkan bahwa pemilihan jenis genteng surya harus disesuaikan dengan kondisi geografis dan kebutuhan spesifik pengguna, karena setiap desain menawarkan keunggulan tersendiri dalam hal efisiensi dan fleksibilitas pemasangan.
Copyrights © 2025