Pendidikan ekonomi keluarga merupakan proses penanaman nilai, pengetahuan, dan kebiasaan dalam mengelola keuangan oleh orang tua untuk membentuk perilaku ekonomi anak yang rasional. Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk pendidikan ekonomi keluarga, pola konsumsi siswa, serta peran pendidikan ekonomi keluarga dalam membentuk pola konsumsi siswa. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus. Informan terdiri 30 informan, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian data antara lain reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan ekonomi keluarga diterapkan melalui pembiasaan hidup hemat, pemberian uang saku sesuai kebutuhan, pembiasaan menabung, keteladanan orang tua, serta komunikasi mengenai pengelolaan keuangan. Siswa yang memperoleh pendidikan ekonomi keluarga secara optimal cenderung mampu membedakan kebutuhan dan keinginan, mengelola uang saku secara bijaksana, serta mengambil keputusan konsumsi yang rasional. Sebaliknya, siswa yang kurang memperoleh pendidikan ekonomi keluarga lebih mudah dipengaruhi lingkungan, tren, dan media sosial sehingga berperilaku lebih konsumtif. Dengan demikian, pendidikan ekonomi keluarga berperan penting dalam membentuk pola konsumsi siswa yang lebih rasional, bertanggung jawab, dan sesuai dengan kebutuhan. Penelitian selanjutnya disarankan memperluas lokasi penelitian, menambah variasi karakteristik informan, serta mengembkan faktor-faktor yang berpotensi memengaruhi pola konsumsi siswa agar diperoleh temuan yang lebih komprehensif dan mendalam.
Copyrights © 2026