Pondok pesantren pada era modern tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan berbasis keagamaan, tetapi juga sebagai pusat pembinaan karakter, literasi, dan kecakapan sosial generasi muda. Dalam konteks tersebut, Pondok Modern Selamat (PMS) Kendal menempati posisi penting sebagai lembaga pendidikan yang berupaya membentuk santri yang tidak hanya kuat dalam penguasaan ilmu agama, tetapi juga memiliki kompetensi kognitif yang relevan dengan tuntutan masyarakat kontemporer. Transformasi sosial, perkembangan teknologi digital, dan meningkatnya intensitas wacana publik di media daring menuntut santri untuk memiliki kemampuan literasi kebahasaan dan literasi politik yang makin kompleks. Kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa santri sering menjadi bagian dari arus informasi publik, baik sebagai konsumen informasi maupun potensial sebagai produsen gagasan. Namun, kemampuan santri dalam menafsirkan, menganalisis, dan merespon isu-isu publik melalui tulisan opini masih relatif terbatas.
Copyrights © 2026