Pemalsuan ijazah menjadi tantangan serius bagi perguruan tinggi karena masih mengandalkan proses verifikasi manual yang lambat dan rentan manipulasi. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menguji sistem verifikasi ijazah digital berbasis blockchain sebagai solusi alternatif. Sistem dirancang menggunakan smart contract pada jaringan blockchain Ethereum simulasi. Data uji terdiri dari 25 rekaman ijazah mahasiswa Universitas Digital Nusantara. Setiap ijazah dienkripsi dan diubah menjadi hash SHA-256, kemudian dicatat pada blockchain untuk memastikan integritas dan transparansi. Proses verifikasi publik dilakukan melalui fungsi khusus pada smart contract. Hasil pengujian menunjukkan tingkat keberhasilan verifikasi sebesar 96% dengan waktu eksekusi rata-rata kurang dari lima detik per proses. Temuan ini membuktikan bahwa sistem mampu memberikan metode verifikasi ijazah yang cepat, aman, dan andal. Teknologi blockchain juga memberikan perlindungan tinggi terhadap manipulasi data serta menyediakan jejak audit yang transparan. Penelitian ini menyajikan model praktis dan inovatif untuk verifikasi ijazah berbasis blockchain yang berpotensi diadopsi secara luas oleh perguruan tinggi dalam memerangi pemalsuan ijazah dan mendorong transformasi menuju dokumentasi akademik digital yang aman.
Copyrights © 2026