Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) merupakan layanan yang berperan dalam memperkuat pengetahuan dan kapasitas keluarga dalam pengasuhan serta perlindungan anak. Dalam konteks pencegahan kekerasan dan bullying, keberadaan PUSPAGA menjadi penting karena persoalan tersebut tidak hanya berkaitan dengan perilaku anak, tetapi juga dengan kondisi lingkungan keluarga dan sekolah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran PUSPAGA Kota Tanjungpinang dalam memberikan edukasi mengenai pencegahan kekerasan dan bullying di lingkungan sekolah. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan edukatif dan partisipatif dengan melibatkan siswa, guru, dan pihak sekolah. Data pendukung kegiatan diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi selama pelaksanaan kegiatan di PUSPAGA Kota Tanjungpinang. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa PUSPAGA menjalankan peran sebagai edukator, fasilitator, dan pendamping dalam meningkatkan pemahaman anak mengenai bentuk, dampak, serta upaya pencegahan kekerasan dan bullying. Kegiatan sosialisasi juga membuka ruang bagi siswa untuk menyampaikan pengalaman dan pandangan mereka mengenai interaksi sosial di lingkungan sekolah. Pelaksanaan program didukung oleh kerja sama PUSPAGA dengan pihak sekolah, keterlibatan guru, partisipasi siswa, serta dukungan pemerintah daerah. Namun, masih terdapat tantangan berupa anggapan bahwa bullying merupakan bentuk candaan, keterbatasan waktu edukasi, belum optimalnya keterlibatan orang tua, dan munculnya bentuk bullying di ruang digital. Oleh karena itu, pencegahan bullying perlu dikembangkan melalui kolaborasi berkelanjutan antara PUSPAGA, sekolah, keluarga, siswa, dan pemerintah daerah guna membangun lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan ramah anak.
Copyrights © 2026