Perkembangan media sosial, khususnya TikTok, telah menghadirkan berbagai bentuk strategi pemasaran digital, seperti Live TikTok dan Video Racun TikTok. Kedua bentuk konten tersebut memiliki karakteristik yang berbeda dalam menyampaikan informasi produk dan menarik perhatian konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan minat beli mahasiswa S1 IBM asmi angkatan 2022 melalui Live TikTok, mendeskripsikan minat beli melalui Video Racun TikTok, serta menganalisis perbedaan minat beli antara kedua bentuk konten tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif komparatif. Populasi penelitian berjumlah 144 mahasiswa S1 IBM asmi angkatan 2022, dengan sampel sebanyak 106 responden yang ditentukan menggunakan teknik probability sampling melalui metode simple random sampling berdasarkan rumus Slovin. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner berskala Likert 1-4 yang mengukur empat indikator minat beli. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas Shapiro-Wilk, dan Paired Sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata Live TikTok sebesar 23,3491 dan Video Racun TikTok sebesar 24,0755. Uji Paired Sample t-test menghasilkan t = -0,791 dengan Sig. (2-tailed) = 0,431, sehingga tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua bentuk konten
Copyrights © 2026