Pertumbuhan sektor transportasi di Kabupaten Tuban, yang didorong oleh aktivitas industri dan strateginya sepanjang jalur lintas provinsi, berpotensi meningkatkan emisi Gas Rumah Kaca (GRK), terutama Karbondioksida CO₂. Penelitian ini direncanakan untuk menghitung beban emisi CO₂ yang dihasilkan dari aktivitas kendaraan bermotor dan peta persebarannya secara spasial.Metodologi penelitian mengacu pada pedoman Inter Governmental Panel on Climate Change (IPCC) tahun 2006 kategori Tier 1, dengan variabel utama berupa volume kendaraan (penghitungan lalu lintas) dan panjang ruas jalan di lokasi studi. Data spasial akan diolah menggunakan perangkat lunak ArcGIS melalui proses georeferensi dan digitalasi untuk menghasilkan peta tematik emisi. Untuk memperkuat analisis, digunakan uji statistik regresi dan korelasi guna mengetahui sejauh mana kontribusi volume kendaraan terhadap total beban emisi.Output yang diharapkan dari penelitian ini adalah tersedianya data dasar dan peta digital persebaran emisi CO₂ di Kabupaten Tuban. Hasil penelitian ini nantinya diproyeksikan menjadi bahan pertimbangan ilmiah bagi pemerintah daerah dalam merancang kebijakan mitigasi polusi udara serta perencanaan sistem transportasi yang lebih ramah lingkungan.
Copyrights © 2026