Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan komunikasi matematis murid kelas IV SDN Antasan Besar 7 Banjarmasin pada pembelajaran Matematika materi bangun datar melalui model pembelajaran kooperatif Student Teams Achievement Division (STAD). Permasalahan penelitian ini didasari oleh rendahnya keterampilan komunikasi matematis murid, khususnya dalam mengungkapkan ide matematika secara lisan dan tertulis, menggunakan representasi matematika, serta menjelaskan strategi penyelesaian masalah secara runtut dan koheren. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam tiga kali pertemuan. Subjek penelitian berjumlah 22 murid kelas IV, terdiri atas 11 murid laki-laki dan 11 murid perempuan. Data dikumpulkan melalui lembar observasi berupa rubrik penilaian keterampilan komunikasi matematis serta observasi aktivitas guru dan aktivitas murid selama proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model STAD mampu meningkatkan keterampilan komunikasi matematis murid secara bertahap, dari ketuntasan klasikal 45,45% pada Pertemuan 1, meningkat menjadi 54,55% pada Pertemuan 2, dan mencapai 77,27% pada Pertemuan 3 dengan kategori “Hampir Seluruh Murid Baik”, sehingga telah memenuhi indikator keberhasilan yang ditetapkan yaitu ≥61,82%. Dengan demikian, model pembelajaran STAD terbukti efektif dalam mengembangkan keterampilan komunikasi matematis murid sekolah dasar.
Copyrights © 2026