Pelaksanaan pembelajaran di sekolah dasar menghadapi berbagai permasalahan yang berkaitan dengan pengelolaan kelas dan keterlibatan murid. Permasalahan tersebut juga ditemukan selama pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di MI Kliwonan, khususnya pada kelas III dan kelas V yang memiliki karakteristik dan kondisi pembelajaran yang berbeda. Kegiatan ini bertujuan untuk mendeskripsikan permasalahan pembelajaran yang ditemukan serta upaya yang dilakukan untuk membantu menciptakan kondisi pembelajaran yang lebih kondusif dan meningkatkan keterlibatan murid . Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahap observasi kondisi kelas, penerapan strategi pembelajaran yang disesuaikan dengan karakteristik murid , serta evaluasi dan refleksi terhadap respons muridselama kegiatan pembelajaran. Pada kelas III, strategi yang diterapkan berupa penggunaan media pembelajaran dan pemberian reward, sedangkan pada kelas V diterapkan kontrak belajar serta pembelajaran berbasis permainan dan challenge. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa muridkelas III menunjukkan ketertarikan dan rasa ingin tahu yang lebih tinggi ketika menggunakan media pembelajaran, sementara pemberian reward dapat meningkatkan keterlibatan sebagian muridmeskipun belum sepenuhnya mengatasi kondisi kelas yang ramai. Pada kelas V, muridmenunjukkan antusiasme yang lebih baik ketika pembelajaran dikemas dalam bentuk permainan dan challenge, sedangkan kontrak belajar membantu muridmengikuti aturan pembelajaran, terutama ketika kegiatan berlangsung pada siang hari. Berdasarkan hasil tersebut, strategi pengelolaan kelas yang fleksibel dan disesuaikan dengan karakteristik muriddapat membantu meningkatkan keterlibatan muriddalam pembelajaran. Namun, penerapan strategi perlu dilakukan secara konsisten dan disesuaikan dengan kondisi setiap kelas.
Copyrights © 2026