Bali cattle are an indigenous Indonesian genetic resource that need to be preserved and genetically improved through the measurement of production trait performance and breeding values as a basis for selection programs. This study aimed to evaluate the performance of production traits compared with SNI 7651-4:2023 and to estimate the breeding values of female Bali cattle in Tabanan Regency. The research material consisted of 84 female Bali cattle grouped by age (I0–I4). The observed variables included withers height, body length, and chest girth, which were measured directly and analyzed descriptively to obtain the mean and standard deviation. Breeding values were calculated using the individual selection method based on heritability estimates and the deviation of individual performance from the population mean. The results showed that the performance of production traits, namely withers height, body length, and chest girth, met the minimum quantitative requirements set in SNI 7651-4:2023. The breeding values of production traits varied from negative to positive across age groups. It can be concluded that female Bali cattle in Tabanan Regency have met the SNI 7651-4:2023 standard and that the obtained breeding values can be used as a basis for selection. ABSTRAK Sapi bali merupakan plasma nutfah asli Indonesia yang perlu dilestarikan dan ditingkatkan mutu genetiknya melalui pengukuran penampilan sifat produksi dan nilai pemuliaan sebagai dasar program seleksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penampilan sifat produksi dibandingkan dengan SNI 7651-4:2023 serta nilai pemuliaan sifat produksi sapi bali betina di Kabupaten Tabanan. Materi penelitian menggunakan 84 ekor sapi bali betina yang dikelompokkan berdasarkan umur (I0-I4). Data yang diamati meliputi tinggi pundak, panjang badan, dan lingkar dada diukur secara langsung dan dianalisis secara deskriptif untuk memperoleh rataan dan standar deviasi. Nilai pemuliaan dihitung menggunakan metode individu berdasarkan nilai heritabilitas dan selisih performa individu terhadap rataan populasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penampilan sifat produksi tinggi pundak, panjang badan, dan lingkar dada telah memenuhi persyaratan minimum kuantitatif yang ditetapkan dalam SNI 7651-4:2023. Nilai pemuliaan sifat produksi menunjukkan variasi dari negatif hingga positif pada setiap kelompok umur. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa sapi bali betina di Kabupaten Tabanan telah memenuhi SNI 7651-4:2023 dan nilai pemuliaan yang diperoleh dapat digunakan sebagai dasar seleksi.
Copyrights © 2026