UMKM Sarundiang Chocolate merupakan usaha bakery di Kota Padang yang memproduksi kue balok cokelat lumer dengan sistem pemasaran berbasis konsinyasi.Permasalahan yang dihadapi mitra meliputi jaringan distribusi konsinyasi yang belum tersruktur,terhentinya pengisian stok ke mitra yang aktif akibat perpindahan outlet,serta promosi media sosial yangbelum dilakukan secara konsisten.Kegiatan ini bertujuan meningkatkan omzet usaha melalui observasi,wawancara,pemetaan mitra potensial,survei langsung ke calon mitra,pendampingan produksi dan distribusi,pembuatan konten promosi,serta evaluasi kegiatan.Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa berhasil disusundata 23 cafe dan kedai potensial di kawasan Universitas Andalas sebagai acuan pengembangan jaringan konsinyasi.Survei terhadap empat calon mitra menghasilkan satu mitra baru yang menyatakan bersedia bekerja sama,sementara tiga calon mitra lainnya memebrikan kontak untuk tindak lanjut.Selain itu,distribusi stok ke tiga mitra aktif kembali berjalan normal dan video promosi berhasil diproduksi sebagai sarana pemasaran digital.Kegitan ini memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat saluran distribusi,meningkatkan kesiapan promosi,serta mendukung pengembangan usaha secara berkelanjutan.Penerapan sistem konisnyasi yang terstruktur dan strategi promosi digital dapat meningkatkan daya saing dan omzet UMKM kuliner
Copyrights © 2026