Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari
Vol. 3 No. 2 (2026): September

Pemanfaatan Limbah Kotoran Hewan dan Ampas Kopi melalui Inovasi KOHEPI sebagai Kompos Organik di Desa Banjarsari, Kandangan, Temanggung

Muhammad Iqbal Maulana (Universitas Jenderal Soedirman, Indonesia)
Anisa Rahma Fitriyani (Universitas Jenderal Soedirman, Indonesia)
Areta Widya Puri (Universitas Jenderal Soedirman, Indonesia)
Anas Sholihin (Universitas Jenderal Soedirman, Indonesia)
Aulia Zahira Shofa (Universitas Jenderal Soedirman, Indonesia)
Nindya Atisa Amarose (Universitas Jenderal Soedirman, Indonesia)
Nathalia Stevanny Lutfyandhita Putri (Universitas Jenderal Soedirman, Indonesia)
Erda Erilianti Putri (Universitas Jenderal Soedirman, Indonesia)
Aldi Naufal Adhan (Universitas Jenderal Soedirman, Indonesia)
Laksmi Widya Awalia (Universitas Jenderal Soedirman, Indonesia)
Aulya Ilmiawaty Marhisa Amin (Universitas Jenderal Soedirman, Indonesia)
M Aris Pujiyanto (Universitas Jenderal Soedirman, Indonesia)



Article Info

Publish Date
05 Sep 2026

Abstract

Limbah kulit kopi dan kotoran hewan di Desa Banjarsari, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Temanggung belum dimanfaatkan secara optimal dan berpotensi menimbulkan permasalahan lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat dalam memanfaatkan kedua jenis limbah tersebut menjadi kompos organik melalui inovasi KOHEPI. Kegiatan dilaksanakan pada 2 Agustus 2026 dengan sasaran perwakilan kelompok tani di Desa Banjarsari menggunakan metode penyuluhan, demonstrasi, dan praktik langsung. Peserta terlibat dalam proses pencampuran kulit kopi, kotoran kambing, serasah, dolomit, bioaktivator, molase, dan air hingga tahap penutupan bahan untuk proses pengomposan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta berpartisipasi dalam praktik pembuatan KOHEPI dan mengikuti tahapan pembuatan kompos menggunakan bahan yang tersedia di lingkungan sekitar. Kegiatan juga menghasilkan rencana penerapan minimal satu pembuatan KOHEPI pada setiap dusun sebagai bentuk tindak lanjut. Inovasi KOHEPI memberikan alternatif sederhana dalam mengurangi limbah organik sekaligus meningkatkan nilai gunanya untuk mendukung kegiatan pertanian masyarakat. Keberlanjutan program memerlukan pendampingan, monitoring, dan pengujian kualitas kompos agar penerapannya dapat dilakukan secara optimal dan berkelanjutan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jpmm

Publisher

Subject

Religion Computer Science & IT Economics, Econometrics & Finance Social Sciences Other

Description

Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari publishes articles every month (12 times a year). It disseminates thoughts and ideas based on the results of research and the use of technology implemented in the public sector. The fields of study include but are not limited to Mathematics and Natural Sciences, ...