Abstrak Kemajuan digitalisasi saat ini membantu investor dalam melakukan investasi, akan tetapi masih terdapat ketimpangan distribusi digitalisasi dalam mendorong realisasi investasi di Provinsi Jambi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan investasi di era digital melalui pendekatan dua tahap analisis pada 11 kabupaten/kota di Provinsi Jambi periode 2022-2025 serta memberikan rekomendasi kebijakan. Riset ini menggunakan metode kuantitatif dengan menguji pengaruh Indeks Infrastruktur Digital (IID) dan Indeks Keterampilan Digital (IKD) terhadap total realisasi investasi menggunakan regresi data panel (Random Effect Model) dan memetakannya menggunakan K-Means Clustering. Hasil regresi data panel membuktikan bahwa IID dan IKD secara parsial dan simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap masuknya investasi. Hasil analisis klaster membagi wilayah menjadi tiga tipologi: Klaster 1 (enam kawasan penyangga) dengan IID tinggi dan IKD tinggi yang kini mendominasi arus investasi, Klaster 2 (Kota Jambi) dengan IID sangat tinggi dan IKD cukup, serta Klaster 3 (empat kawasan barat dan selatan) dengan IID cukup dan IKD rendah. Dengan demikian, intervensi kebijakan pemerintah daerah tidak bisa seragam, melainkan harus spesifik sesuai karakteristik klasternya, agar peningkatan realisasi investasi dapat lebih optimal. Kata kunci : Investasi, Infrastruktur Digital, Keterampilan Digital, Regresi Data Panel, Analisis Klaster
Copyrights © 2026