Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi sosial quarter life crisis dalam perspektif interaksionisme simbolik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner daring pada individu usia 20–30 tahun yang terdiri dari mahasiswa, fresh graduate, dan pekerja. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif melalui pengelompokan tema terkait pemahaman, pengalaman, dan strategi menghadapi quarter life crisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemaknaan quarter life crisis berbeda pada setiap individu dan dipengaruhi oleh pengalaman serta interaksi sosial. Sebagian besar responden mengalami kebingungan, kecemasan, dan ketidakpastian terkait masa depan yang berkaitan dengan tuntutan sosial mengenai karier, kemandirian ekonomi, dan hubungan pribadi. Dalam perspektif interaksionisme simbolik, quarter life crisis merupakan fenomena yang dikonstruksi secara sosial melalui interaksi dan pemaknaan terhadap simbol-simbol kesuksesan.
Copyrights © 2026