Kemampuan gerak dasar manipulatif merupakan komponen penting dalam perkembangan motorik anak usia sekolah dasar, khususnya pada aktivitas melempar dan menangkap yang membutuhkan integrasi visual-motorik. Masalah dalam penelitian ini adalah masih rendahnya kemampuan gerak dasar manipulatif sebagian siswa kelas III, IV, dan V SDN 01 Pauh Sangik, Kecamatan Akabiluru, yang diduga berkaitan dengan koordinasi mata-tangan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara koordinasi mata-tangan dengan kemampuan gerak dasar manipulatif siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan sampel 33 siswa (13 perempuan, 20 laki-laki). Koordinasi mata-tangan diukur menggunakan Ballwerfen-Und-Fangen Test (Ismaryati, 2010), sedangkan kemampuan gerak dasar manipulatif diukur menggunakan TGMD-2 (Ulrich, 2000). Data dianalisis menggunakan uji normalitas Liliefors, uji linearitas, dan korelasi Product Moment Pearson. Hasil penelitian menunjukkan data kedua variabel berdistribusi normal dan linear, serta terdapat hubungan yang signifikan antara koordinasi mata-tangan dengan kemampuan gerak dasar manipulatif, dengan r hitung (0,412) > r tabel (0,344) pada taraf signifikansi 5% dan berada pada kategori sedang. Koordinasi mata-tangan berkontribusi 16,96% terhadap kemampuan gerak dasar manipulatif siswa, sedangkan 83,04% dipengaruhi faktor lain
Copyrights © 2026