Research Command Center (RCC) semakin dibutuhkan untuk memantau portofolio riset, menelusuri kepakaran, melacak luaran, dan mendukung tata kelola riset berbasis bukti, namun platform publik yang ada berbeda tingkat kematangannya. Penelitian ini menyusun instrumen benchmarking RCC berbasis enam dimensi (36 fitur, skala 0–2) dan menerapkannya pada 20 platform internasional di empat benua, setelah menyaring kandidat yang tidak sesuai konsep RCC. Metode menggabungkan studi multi-kasus, analisis isi, skoring fitur, dan pemetaan kematangan dimensional. Hasil menunjukkan governance signals sebagai dimensi terkuat (rata-rata 1,208) dan outputs and outcomes sebagai dimensi terlemah (0,867). UKRI Gateway to Research dan NTIS Korea menjadi platform paling matang; kematangan umumnya emerging dan tidak ada yang mencapai advanced. Temuan ini menegaskan bahwa kematangan RCC tidak hanya ditentukan oleh visualisasi dasbor, tetapi juga oleh keterhubungan entitas, persistent identifier, kualitas metadata, dan mekanisme akses guna ulang.
Copyrights © 2026