Remaja merupakan kelompok rentan terhadap perilaku konsumsi alkohol yang dapat menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan fisik, psikologis, dan sosial. Permasalahan ini menunjukkan perlunya pendekatan yang sistematis dan berbasis teori dalam merancang program pencegahan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang intervensi perubahan perilaku konsumsi alkohol pada remaja menggunakan pendekatan Intervention Mapping (IM) hingga langkah ketiga. Proses dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu analisis kebutuhan untuk mengidentifikasi faktor penyebab perilaku, penetapan tujuan perubahan yang spesifik dan terukur, serta pemilihan metode teori dan strategi intervensi yang relevan. Data dikumpulkan melalui wawancara, diskusi kelompok terarah, dan telaah literatur yang melibatkan data dari literatur, remaja, dan guru bimbingan konseling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku konsumsi alkohol pada remaja dipengaruhi oleh faktor individu dan faktor lingkungan seperti pengawasan keluarga dan akses alkohol. Strategi yang direkomendasikan meliputi psikoedukasi coping stres, pelatihan keterampilan menolak ajakan, dan kampanye media sosial sekolah. Penerapan pendekatan Intervention Mapping dapat meningkatkan ketepatan perencanaan program dan menjadi dasar bagi pelaksanaan intervensi serta evaluasi tahap berikutnya
Copyrights © 2026