Stunting merupakan permasalahan kesehatan masyarakat yang masih menjadi fokus penanganan di Indonesia karena memengaruhi pertumbuhan fisik, perkembangan mental, dan kualitas hidup anak hingga dewasa. Desa Pekunden yang terletak di Kecamatan Kutowinangun, Kabupaten Kebumen, tercatat memiliki angka stunting sebesar 6,19% pada bulan Juni 2026, sehingga diperlukan tindakan pencegahan dan promosi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan masyarakat, terutama bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan orang tua yang memiliki balita, mengenai faktor penyebab, dampak, dan cara pencegahan stunting dari masa kehamilan hingga 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Metode yang digunakan mencakup sosialisasi dan edukasi melalui penyampaian materi, diskusi, serta sesi tanya jawab tentang stunting, gizi seimbang, dan gaya hidup sehat. Kegiatan ini dilaksanakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama Kebumen Tahun 2026 di Desa Pekunden. Hasil dari kegiatan menunjukkan bahwa sosialisasi berjalan dengan baik dan mendapatkan respons positif dari masyarakat. Edukasi yang disampaikan diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, kesadaran, serta mendorong partisipasi aktif keluarga dalam penerapan pola asuh dan pemenuhan gizi yang sesuai guna mencegah stunting. Dengan demikian, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi universitas dalam mendukung program pemerintah untuk menurunkan angka stunting melalui pemberdayaan masyarakat.
Copyrights © 2026