Seni karawitan merupakan salah satu bentuk warisan budaya lokal yang memiliki nilai estetika, filosofis, dan sosial yang tinggi. Namun, keberlangsungannya menghadapi berbagai tantangan, seperti minimnya minat generasi muda, keterbatasan bahan ajar, serta kurang optimalnya promosi kegiatan seni tradisional. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan media sosial sebagai sarana pelestarian, literasi budaya, dan promosi seni karawitan di Desa Kincang Wetan. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi pendampingan latihan karawitan, penguatan literasi budaya melalui pemahaman sejarah, filosofi, dan notasi kepatihan, serta dokumentasi kegiatan seni. Selain itu, dilakukan penyerahan video dokumentasi yang dirancang untuk dipublikasikan melalui WhatsApp dan berbagai platform media sosial desa. Media sosial dimanfaatkan sebagai media komunikasi yang efektif untuk memperluas jangkauan informasi, meningkatkan visibilitas kegiatan karawitan, serta membangun citra positif seni budaya lokal. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan media sosial mampu mendukung proses pelestarian karawitan secara lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi, meningkatkan partisipasi masyarakat, dan mendorong keterlibatan generasi muda. Dengan demikian, optimalisasi media sosial dapat menjadi strategi berkelanjutan dalam menjaga eksistensi seni karawitan sekaligus memperkuat identitas budaya lokal Desa Kincang Wetan.
Copyrights © 2026