UMKM memiliki peran penting dalam mengembangkan kegiatan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan sumber daya yang tersedia di lingkungan sekitar. Dalam pelaksanaannya, pelaku UMKM masih menghadapi kendala dalam mengembangkan produk, memperbaiki kemasan, membangun identitas usaha, dan memanfaatkan media digital sebagai sarana pemasaran. Tepung Mocaf merupakan salah satu potensi lokal berbahan dasar singkong yang dapat dikembangkan menjadi produk pangan bernilai tambah. Kegiatan pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pelaku UMKM di Kelurahan Rejomulyo dalam memanfaatkan tepung mocaf, melakukan inovasi dan diversifikasi produk, memperbaiki branding dan packaging, serta menerapkan digital marketing. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui identifikasi kebutuhan, penyampaian materi, pelatihan, praktik pengolahan, pendampingan branding dan packaging, pelatihan pemasaran digital, serta evaluasi. Peserta terlibat secara langsung dalam proses pengembangan produk berbasis tepung mocaf dan penerapan strategi pemasaran digital. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan membantu peserta memahami pemanfaatan tepung mocaf, mengembangkan beberapa variasi produk, memperbaiki tampilan dan identitas kemasan, serta mengenal penggunaan media digital untuk promosi. Pendampingan yang mengintegrasikan aspek bahan baku, inovasi produk, kemasan, dan pemasaran digital dapat menjadi langkah strategis dalam mendukung pengembangan dan daya saing UMKM berbasis potensi lokal. (Amah et al., 2025)
Copyrights © 2026