Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan yang memerlukan upaya pencegahan melalui pemenuhan gizi seimbang, salah satunya dengan memanfaatkan pangan lokal yang kaya protein. Desa Pulau Payung merupakan salah satu desa yang memiliki kasus stunting sehingga diperlukan edukasi kepada keluarga mengenai pengolahan pangan bergizi. Kegiatan pengabdian ini memiliki tujuan untuk mengedukasi mengenai pemanfaatan ikan patin sebagai bahan pangan bergizi melalui inovasi olahan sosis ikan patin untuk mendukung pencegahan stunting. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif dan partisipatif yang meliputi koordinasi dengan pemerintah desa dan kader Posyandu, pembuatan sosis ikan patin bersama kader Posyandu, edukasi secara langsung kepada keluarga yang memiliki anak stunting, serta diskusi dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa orang tua memiliki antusiasme yang tinggi selama proses edukasi, ditandai dengan keaktifan dalam berdiskusi mengenai pentingnya protein hewani, manfaat ikan patin, serta cara penyajian sosis ikan patin kepada anak. Selain meningkatkan pengetahuan keluarga, kegiatan ini juga mampu menambah keterampilan kader Posyandu dalam menggarap pangan lokal menjadi produk bergizi. Dengan demikian, edukasi pengolahan ikan patin menjadi sosis dapat menjadi salah satu alternatif pemanfaatan pangan lokal dalam mendukung upaya pencegahan stunting di masyarakat.
Copyrights © 2026