Abstract. This study analyzes the da’wah (Islamic propagation) values contained in the novel Bumi Cinta by Habiburrahman El Shirazy using Roland Barthes’ semiotic analysis. The background of this research is the phenomenon of promiscuity, pornography, and cultural liberalization in the era of globalization, which challenges the faith of young Muslims, while literary works are considered an effective medium of da'wah bil-qalam (propagation through writing) that has not been widely examined through the lens of semiotics beyond a general classification of values. This research employs a qualitative approach with a descriptive-content analysis method. The object of research is the novel Bumi Cinta, and the data sources consist of the novel's text, dialogues, narratives, and the author's statements in the prologue and a book discussion session. Data were collected through observation, indirect interview, and documentation, then analyzed through the stages of identifying signifiers and signified, followed by denotative, connotative, and mythical meanings. The results show that of 51 semiotic signs identified, 12 were analyzed in depth, yielding four values of aqidah (belief in Allah's compassion, guidance, tawakal, and greatness), three values of syariah (performing acts of worship and preserving lineage through marriage), and five values of akhlak (self-control, compassion, open-heartedness, self-reflection, and chastity). This research concludes that literary works can serve as an effective medium of da'wah in conveying Islamic teachings to readers across generations. Abstrak. Penelitian ini menganalisis nilai dakwah dalam novel Bumi Cinta karya Habiburrahman El Shirazy menggunakan analisis semiotika Roland Barthes. Latar belakang penelitian ini adalah fenomena pergaulan bebas, pornografi, dan liberalisasi budaya di era globalisasi yang menjadi tantangan bagi keimanan generasi muda Muslim, sementara karya sastra dipandang sebagai media dakwah bil-qalam yang efektif namun belum banyak dikaji melalui pendekatan semiotika secara mendalam, sebatas pengelompokan nilai secara umum. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analisis isi. Objek penelitian adalah novel Bumi Cinta, dengan sumber data berupa teks novel, dialog, narasi, serta pernyataan penulis dalam prolog dan acara bedah buku. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara tidak langsung, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan identifikasi penanda dan petanda, dilanjutkan dengan makna denotatif, konotatif, dan mitos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 51 tanda semiotik yang ditemukan, 12 tanda dianalisis secara mendalam dan menghasilkan empat nilai akidah (keyakinan terhadap kasih sayang, hidayah, tawakal, dan kebesaran Allah), tiga nilai syariah (pelaksanaan ibadah dan menjaga keturunan melalui pernikahan), serta lima nilai akhlak (pengendalian diri, kasih sayang, keterbukaan hati, muhasabah, dan menjaga kesucian diri). Penelitian ini menyimpulkan bahwa karya sastra dapat menjadi media dakwah yang efektif dalam menyampaikan ajaran Islam kepada pembaca lintas generasi.
Copyrights © 0000