Ida Afidah
Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Dakwah, Universitas Islam Bandung, Indonesia.

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pesan Dakwah Akhlak dalam Kitab Alaa Laa Abdullah Rasyid; Ida Afidah; M. Fauzi Arif
Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam Volume 5, No. 2, Desember 2025, Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam (JRKPI)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrkpi.v5i2.8276

Abstract

Abstract. Alaa Laa merupakan sebuah kitab kumpulan syair tentang akhlak yang berjumlah 37 baris. Yang menjadi daya tarik kitab ini bagi peneliti adalah bahwa kitab ini tidak diketahui identitas pengarang maupun tahun diterbitkannya, serta judulnya diambil dari awal bait pertama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna yang terkandung dalam Kitab Alaa Laa untuk diketahui pesan dakwah dalam aspek akhlak yang terkandung dalam kitab tersebut. Jenis penelitian ini adalah Library Research atau penelitian perpustakaan, yang bersifat kualitatif. Data yang didapat dalam penelitian ini bersumber dari kitab Alaa Laa yang berupa bait-bait syair yang kemudian dianalisis menggunakan metode analisis Takwil dan Hermeneutik. Hasil analisis kemudian diklasifikasi sesuai teori Pesan Dakwah Akhlak untuk menemukan Pesan Dakwah Akhlak yang terkandung dalam kitab syair Alaa Laa. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kitab Alaa Laa sarat dengan pesan dakwah aspek akhlak, diantaranya: Akhlak terhadap diri sendiri, seperti sabar dan tekun; akhlak terhadap orang lain, seperti mudah memaafkan dan silaturahmi; dan akhlak tercela yang harus dihindari, seperti banyak bicara, berprasangka buruk, hasad dan mengadu domba. Abstrak. Alaa Laa is a collection of poetry about morals compiled into a book totaling 37 verses. What makes this book attractive to research is that the identity of the author and the year it was published are unknown, and the title is taken directly from the beginning of the first stanza. This study aims to analyze the meaning contained in the book Alaa Laa to find out the da'wah messages in the moral aspects contained in the book. This type of research is Library Research, which is qualitative in nature. The data obtained in this study is from the Alaa Laa book in the form of verses of poetry which were then analyzed using the Takwil and Hermeneutic analysis methods. The results of the analysis are then classified according to the theory of the Moral Da'wah Message to find the moral da'wah messages contained in the poetry book Alaa Laa. The results of this study indicate that the book Alaa Laa is full of messages in the aspects of morality, including: Morals towards oneself, such as patience and perseverance; morals towards others, such as easy forgiveness and hospitality; and despicable morals that must be avoided, such as talkativeness, prejudice, enmity and pitting one another against each other.
Pola Komunikasi Ustadzah Idah Saidah dalam Pembinaan Keagamaan Nasywa Zaqiyah Raihani; Ida Afidah; Sausan Muhammad Sholeh
Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam Volume 6, No. 1, Juli 2026, Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam (JRKPI)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrkpi.v6i1.9947

Abstract

Abstract. This research is motivated by the crucial role of communication in religious guidance within majelis taklim, particularly for housewives with diverse religious education backgrounds. Majelis Taklim Adz-Dzikro in Kampung Cilokotot serves as a space for guidance that not only delivers religious materials but also fosters active and dialogic interactions. This study aims to describe the religious guidance programs and analyze the communication patterns of Ustadzah Idah Saidah in fostering aqidah (creed), syariah (Islamic law), and akhlak (morals). Employing a qualitative approach with descriptive methods through interviews, observation, and documentation, data analysis utilizes the Fundamental Interpersonal Relations Orientation (FIRO) theory, encompassing needs for inclusion, control, and affection. The findings reveal multi-directional communication patterns where participants actively engage in discussions and Q&A. Interpersonal needs vary across guidance aspects: aqidah emphasizes inclusion and affection, syariah emphasizes control and affection, while akhlak emphasizes inclusion and affection. These patterns effectively support religious guidance at Majelis Taklim Adz-Dzikro. Abstrak. Artikel ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran komunikasi dalam pembinaan keagamaan di majelis taklim, khususnya bagi jamaah ibu-ibu dengan latar belakang pendidikan agama yang beragam. Majelis Taklim Adz-Dzikro Kampung Cilokotot menjadi ruang pembinaan yang tidak hanya menyampaikan materi keagamaan, tetapi juga membangun interaksi yang aktif dan dialogis. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan program pembinaan keagamaan serta menganalisis pola komunikasi Ustadzah Idah Saidah dalam pembinaan aqidah, syariah, dan akhlak. Artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teori Fundamental Interpersonal Relations Orientation (FIRO) yang meliputi kebutuhan inclusion, control, dan affection. Hasil artikel menunjukkan bahwa pola komunikasi yang digunakan bersifat multi arah, di mana jamaah terlibat aktif dalam diskusi dan tanya jawab. Kebutuhan interpersonal jamaah berbeda pada tiap aspek pembinaan, yaitu aqidah menekankan inclusion dan affection, syariah menekankan control dan affection, serta akhlak menekankan inclusion dan affection. Pola komunikasi ini terbukti mendukung pembinaan keagamaan di Majelis Taklim Adz-Dzikro.
Pemanfaatan Tiktok sebagai Sarana Dakwah bagi Mahasiswa KPI UNISBA Devid Fernanda Hendy Ramadhan; Ida Afidah; Muhammad Fadhli Muttaqien
Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam Volume 6, No. 1, Juli 2026, Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam (JRKPI)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrkpi.v6i1.9948

Abstract

Abstract. This study aims to analyze the use of TikTok as a means of da'wah by students of the Islamic Broadcasting Communication (KPI) Study Program at Bandung Islamic University, class of 2021, and to identify the obstacles encountered in this process. The study used a qualitative approach with descriptive methods through questionnaires and structured interviews. Data analysis was based on Everett M. Rogers' Diffusion of Innovation Theory, specifically on aspects of innovation, communication channels, and social systems. The results showed that TikTok was used as a da'wah medium by the research subjects based on positive responses from interviews and positive results from questionnaires. However, there were obstacles in its use, including limited technical capabilities in content production, difficulties in simplifying da'wah materials, content consistency, and negative responses from some audiences. This study confirms that the use of digital da'wah media through TikTok by students of the Islamic Broadcasting Communication (KPI) Study Program at Bandung Islamic University, class of 2021 is good, although it is still greatly influenced by individual readiness, social environment, and time factors in accepting media innovations. Abstrak. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan media sosial TikTok sebagai sarana dakwah oleh mahasiswa Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) Universitas Islam Bandung angkatan 2021 serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam proses tersebut. Artikel menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui kuesioner dan wawancara terstruktur. Analisis data didasarkan pada Teori Difusi Inovasi Everett M. Rogers, khususnya pada aspek inovasi, saluran komunikasi, dan sistem sosial. Hasil artikel menunjukkan bahwa TikTok dimanfaatkan sebagai media dakwah oleh subjek artikel berdasarkan respon positif dari wawancara dan hasil positif dari kuesioner namun terdapat kendala pemanfaatan berupa keterbatasan kemampuan teknis produksi konten, kesulitan menyederhanakan materi dakwah, konsistensi konten, serta respons negatif dari sebagian audiens. Artikel ini menegaskan bahwa pemanfaatan media dakwah digital melalui TikTok oleh mahasiswa Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) Universitas Islam Bandung angkatan 2021 sudah baik meskipun masih sangat dipengaruhi oleh kesiapan individu, lingkungan sosial, dan faktor waktu dalam menerima inovasi media.