Abstrak Penguatan budaya literasi bagi anak usia sekolah di daerah pedesaan menghadapi tantangan berupa rendahnya minat baca serta terbatasnya pengelolaan sarana membaca. Program pengabdian masyarakat di Desa Bantar, Kecamatan Wanareja, bertujuan untuk mengoptimalkan kembali fungsi Taman Bacaan Masyarakat (TBM) "Lentera Senja" melalui pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) dengan kerangka 5D (Discovery, Dream, Design, Deliver, Destiny). Metode intervensi yang diterapkan mencakup penataan dan katalogisasi koleksi buku serta pelaksanaan kegiatan Read Aloud (membacakan nyaring). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada minat baca anak-anak usia sekolah, dari 25% sebelum kegiatan menjadi 85% setelah intervensi. Selain itu, partisipasi dan dukungan orang tua serta masyarakat meningkat dari 30% menjadi 78%. Sinergi metode membaca nyaring yang interaktif dan permainan edukatif terbukti efektif menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus menghidupkan kembali fungsi TBM sebagai pusat literasi desa yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026