Pendidikan pada jenjang sekolah dasar merupakan tahap penting dalam membentuk kemampuan akademik, karakter, dan kebiasaan belajar siswa. Setiap siswa memiliki karakteristik dan cara belajar yang berbeda, yang dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik dari dalam diri maupun lingkungan sekitar. Salah satu faktor yang diduga memiliki pengaruh terhadap gaya belajar siswa adalah kondisi sosial ekonomi serta lingkungan keluarga. Kondisi keluarga yang berbeda, seperti anak yang tinggal bersama kedua orang tua, salah satu orang tua, maupun diasuh oleh anggota keluarga lain seperti kakek dan nenek, dapat memengaruhi pola pendampingan belajar dan perkembangan kebiasaan belajar anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kondisi sosial ekonomi dan lingkungan keluarga terhadap gaya belajar siswa kelas I SDN Panaikang 3. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Subjek penelitian adalah siswa kelas I SDN Panaikang 3 beserta orang tua atau wali siswa sebagai sumber informasi mengenai kondisi keluarga dan sosial ekonomi. Pengumpulan data dilakukan melalui angket, observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis untuk mengetahui hubungan dan pengaruh antara kondisi sosial ekonomi serta lingkungan keluarga terhadap gaya belajar siswa. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai faktor lingkungan keluarga yang berperan dalam membentuk gaya belajar siswa pada tahap awal pendidikan dasar. Selain itu, penelitian ini dapat menjadi bahan pertimbangan bagi guru dan pihak sekolah dalam memahami karakteristik belajar siswa serta memberikan strategi pembelajaran yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan setiap anak.
Copyrights © 2026