Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh lingkungan dan paparan gadget terhadap pemerolehan bahasa anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan subjek dua anak laki-laki berusia lima tahun berinisial RES dan MFM. Data penelitian berupa transkrip tuturan anak yang dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan signifikan: RES dengan paparan gawai tinggi dan minim stimulasi cenderung menghasilkan tuturan sederhana, imitatif, dan nonfungsional. Sebaliknya, MFM dengan paparan gawai rendah dan lingkungan komunikatif menunjukkan pemerolehan bahasa yang lebih kompleks dan fungsional. Temuan ini menegaskan bahwa kualitas stimulasi verbal lingkungan berperan lebih dominan dibandingkan paparan gawai dalam mendukung perkembangan bahasa anak. Secara teoretis, penelitian ini memperkaya kajian literasi digital dalam pemerolehan bahasa anak usia dini. Secara praktis, hasil ini memberikan panduan bagi orang tua dan pendidik dalam mengelola lingkungan linguistik dan penggunaan gawai secara bijak
Copyrights © 2026