Desa Tolnaku, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, merupakan wilayah berbukit yang memerlukan informasi mengenai variasi respons seismik lokal sebagai bagian dari upaya pengurangan risiko bencana. Penelitian ini bertujuan mengkarakterisasi respons seismik lokal berdasarkan frekuensi dominan tanah dan mengestimasi Peak Ground Acceleration (PGA) berbasis data mikrotremor. Pengukuran mikrotremor dilakukan pada 45 titik dengan jarak antartitik sekitar 250 m. Data getaran tanah tiga komponen diproses menggunakan metode Horizontal-to Vertical Spectral Ratio (HVSR) pada perangkat lunak Geopsy untuk memperoleh frekuensi dominan (f0). Estimasi PGA dilakukan menggunakan pendekatan empiris Kanai dengan memanfaatkan periode dominan tanah serta parameter magnitudo, lokasi episenter, dan kedalaman gempa dari katalog gempa historis periode 1900–2014. Nilai f0 berkisar antara 0,125–17,407 Hz, sedangkan estimasi PGA berkisar antara 48,82–569,01 gal. Nilai PGA tertinggi diperoleh pada Titik 26 dengan f0 sebesar 17,407 Hz dan PGA 569,01 gal, sedangkan nilai terendah diperoleh pada Titik 8 dengan f0 sebesar 0,125 Hz dan PGA 48,82 gal. Variasi spasial frekuensi dominan dan PGA menunjukkan adanya heterogenitas respons situs di wilayah penelitian. Peta yang dihasilkan merupakan mikrozonasi seismik awal yang dapat digunakan sebagai informasi pendukung dalam kajian bahaya guncangan tanah dan perencanaan investigasi geologi maupun geoteknik lanjutan.
Copyrights © 2026