Mata air rentan terhadap perubahan iklim. Penelitian ini menganalisis dinamika debit dua mata air pada akuifer kontras, yaitu Cikahuripan di Karawang (celah-retakan muda, responsif) dan sistem Kali Nyetuk-Njero Uwik di Kulon Progo (batuan kompak, stabil), untuk mengidentifikasi kerentanan air pada 2024-2053. Metode mencakup skoring daerah imbuhan, proyeksi curah hujan dengan Statistical Downscaling (SDSM) skenario RCP 4.5, dan simulasi neraca air. Cikahuripan berinfiltrasi tinggi namun rentan fluktuasi antartahun, sedangkan Kali Nyetuk-Njero Uwik stabil tetapi berimbuhan terbatas. Berdasarkan kerentanan itu disusun kerangka konservasi berbasis alam spesifik lokasi dan rekomendasi kebijakan empat pilar untuk mendukung SDG 6 tentang air bersih dan sanitasi.
Copyrights © 2026