Perkembangan teknologi digital telah mengubah praktik pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), sekaligus menimbulkan tantangan terkait penggunaan screen time dan perkembangan holistik anak. Penelitian ini bertujuan meninjau praktik pembelajaran digital di PAUD serta mengidentifikasi strategi untuk menyeimbangkan penggunaan teknologi dengan perkembangan kognitif, sosial-emosional, bahasa, fisik, dan moral anak. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan menelaah artikel ilmiah terindeks Scopus dan SINTA yang diterbitkan pada 2017–2026. Literatur dianalisis melalui tahap identifikasi, penyaringan, penilaian kualitas, dan sintesis. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi digital yang sesuai usia, terarah, dan didampingi dapat meningkatkan minat belajar, kreativitas, kemampuan membaca dasar, dan pemecahan masalah. Sebaliknya, penggunaan layar secara berlebihan berpotensi mengurangi aktivitas fisik, interaksi sosial, kemampuan regulasi emosi, dan perkembangan bahasa. Oleh karena itu, penerapan teknologi dalam PAUD perlu diimbangi dengan pengaturan durasi screen time, aktivitas bermain aktif, pendampingan guru dan orang tua, serta pemilihan konten digital yang berkualitas dan sesuai tahap perkembangan. Teknologi perlu ditempatkan sebagai sarana pendukung pembelajaran, bukan pengganti pengalaman belajar nyata, untuk mendukung perkembangan anak secara holistic.
Copyrights © 2026