Sikap orang tua merupakan salah satu faktor yang memengaruhi keberhasilan pendidikan inklusi bagi murid berbakat (gifted), namun kajian mengenai hal tersebut di Indonesia masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi sikap orang tua terhadap pendidikan inklusi bagi murid berbakat di PSGGC Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap enam orang tua murid berbakat yang tergabung dalam PSGGC Indonesia, telah terdiagnosis gifted, dan berdomisili di Yogyakarta, Klaten, serta Solo. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap orang tua mencakup aspek kognitif, afektif, dan konatif. Orang tua memiliki pemahaman mengenai karakteristik murid berbakat dan pendidikan inklusi, menunjukkan keyakinan dan harapan positif meskipun masih memiliki kekhawatiran terhadap kualitas implementasinya, serta terlibat aktif dalam pembelajaran, sosialisasi inklusif, dan komunikasi dengan sekolah. Sikap tersebut dipengaruhi oleh pengalaman dan pengetahuan orang tua, dukungan komunitas, serta sikap guru. Temuan ini menunjukkan bahwa sikap positif orang tua berkembang melalui pengalaman dan kolaborasi dengan lingkungan pendidikan yang mendukung sebagai fondasi implementasi pendidikan inklusi yang responsif terhadap kebutuhan murid berbakat.
Copyrights © 2026