Kesadaran lingkungan perlu ditanamkan sejak usia dini melalui pembelajaran yang kontekstual dan berbasis pengalaman. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pembelajaran berbasis ekowisata mangrove berbasis pengalaman terhadap pengembangan kesadaran lingkungan anak usia dini di PAUD Nadhifah Nurul Ilma, Kabupaten Sumenep. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain sequential explanatory. Subjek penelitian terdiri atas 20 anak Kelompok B berusia 5-6 tahun. Data dikumpulkan melalui pre-test, post-test, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data kuantitatif dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank, sedangkan data kualitatif dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor kesadaran lingkungan anak meningkat dari 57,50 menjadi 82,50. Persentase anak pada kategori Belum Berkembang (BB) menurun hingga 0%, sedangkan kategori Berkembang Sangat Baik (BSB) meningkat menjadi 40%. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan bahwa pembelajaran memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kesadaran lingkungan anak usia dini (p<0,05). Dengan demikian, pembelajaran berbasis ekowisata mangrove berbasis pengalaman efektif dalam mengembangkan kesadaran lingkungan anak usia dini dan layak diterapkan sebagai alternatif pembelajaran kontekstual pada satuan pendidikan anak usia dini.
Copyrights © 2026