Kecerdasan emosional merupakan aspek penting dalam perkembangan anak usia dini karena mendukung kemampuan mengenali, mengelola, dan mengekspresikan emosi serta membangun hubungan sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pedagogis guru dalam mengembangkan kecerdasan emosional anak usia 4–5 tahun di TK Labschool UNNES. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan partisipan 15 anak kelompok A dan 4 guru kelas. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber dan triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pedagogis guru diwujudkan melalui empat tema utama, yaitu pemahaman guru tentang kecerdasan emosional, guru sebagai fasilitator, guru sebagai teladan, serta guru sebagai pembimbing dan mediator. Penerapan keempat strategi tersebut secara terpadu mendukung perkembangan kesadaran diri, pengendalian emosi, empati, dan keterampilan sosial anak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi pedagogis yang diterapkan secara konsisten menjadi faktor penting dalam pengembangan kecerdasan emosional anak usia dini. Temuan ini dapat menjadi acuan bagi guru dan lembaga PAUD dalam merancang pembelajaran yang mengintegrasikan pengembangan kecerdasan emosional.
Copyrights © 2026