Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berbicara dan minimnya keterlibatan anak dalam proses pembelajaran di Kelompok A TK Negeri Pembina Samporoa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media boneka jari tangan yang layak dan menguji efektivitasnya dalam meningkatkan kemampuan berbicara anak usia 4–5 tahun. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) pada subjek 12 anak. Data dikumpulkan melalui observasi terstruktur dengan rubrik penilaian kemampuan berbicara yang mencakup indikator artikulasi, kosakata, dan kelancaran, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif menggunakan persentase kategori perkembangan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan berbicara anak sesudah perlakuan. Sebelum perlakuan, rata-rata kemampuan anak berada pada kategori Belum Berkembang (45,83%) dan Mulai Berkembang (45,83%). Setelah implementasi media boneka jari tangan, kemampuan anak meningkat pesat menjadi kategori Berkembang Sesuai Harapan (45,83%) dan Berkembang Sangat Baik (41,67%), tanpa ada anak dalam kategori Belum Berkembang. Simpulan penelitian ini adalah media boneka jari tangan terbukti layak dan efektif dalam meningkatkan kemampuan berbicara anak di Kelompok A TK Negeri Pembina Samporoa.
Copyrights © 2026