Perkembangan sosial emosional anak usia 5–6 tahun memerlukan stimulasi yang konsisten melalui pengalaman sosial, keteladanan, pembiasaan, dan penguatan positif. Namun, diperlukan strategi yang mengintegrasikan ketiga pendekatan tersebut secara komprehensif dalam praktik pembelajaran sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan penguatan positif berbasis keteladanan guru melalui strategi komprehensif dalam mengembangkan sosial emosional anak usia 5–6 tahun. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan tiga guru yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman serta diuji keabsahannya melalui triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keteladanan, pembiasaan, dan positive reinforcement diterapkan secara terpadu dalam mengembangkan kesadaran diri melalui pengenalan ekspresi dan regulasi emosi, tanggung jawab melalui rutinitas dan konsekuensi logis, serta perilaku prososial melalui berbagi, pertanyaan empati, dan bermain kooperatif. Integrasi ketiga strategi dalam penelitian mendukung perkembangan sosial emosional anak secara holistik dan dapat diterapkan guru dalam rutinitas pembelajaran sehari-hari.
Copyrights © 2026