Wilayah Cangar merupakan kawasan yang memiliki tingkat kerentan longsor yang tinggi. Potensi mikroorganisme untuk meningkatkan sifat mekanik tanah seperti kuat geser tanah melalui bio-grouting dengan pembentukan extracellular polymeric substances (EPS) dan bio-cementation perlu diteliti dengan penerapan variasi bakteri dan masa pengeraman. Penelitian ini menguji sampel tanah Cangar yang diberi perlakuan bakteri B. subtilis, P. aeruginosa, dan L. casei dengan variasi masa pengeraman 7 dan 14 hari. Pengujian dilakukan dengan uji tekan bebas (UCT) untuk mendapatkan kuat tekan bebas (qu), serta scanning electron microscopy (SEM) untuk melihat perubahan struktur tanah. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kuat tekan bebas tanah pada semua sampel yang diberi perlakuan bakteri, dengan pencapaian terbesar oleh sampel P. aeruginosa dengan masa pengeraman 14 hari sebesar 157,69% dari kontrol pada 0,67 kg/cm2. Observasi melalui SEM menunjukkan jaringan EPS serta adanya sementasi. Dapat disimpulkan bahwasannya bio-grouting mampu meningkatkan kuat geser tanah berkat keberadaan EPS dan bio-cementation oleh bakteri.
Copyrights © 2026