DAS Pekalen di Kabupaten Probolinggo mengalami peningkatan risiko banjir yang dipicu oleh tingginya erosi dan sedimentasi akibat perubahan penggunaan lahan. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat erosi dan sedimentasi menggunakan model Soil and Water Assessment Tool (SWAT) sebagai dasar penyusunan arahan konservasi yang efektif. Simulasi dengan ArcSWAT 2012 menunjukkan laju erosi sebesar 84,12 ton/ha/tahun dan laju sedimentasi sebesar 13,08 ton/ha/tahun. Hasil analisis Indeks Bahaya Erosi (IBE) mengindikasikan bahwa 5% wilayah DAS berada pada kategori sedang, 55% pada kategori tinggi, dan 40% pada kategori sangat tinggi. Sebagai upaya pengendalian erosi dan sedimentasi, direncanakan pembangunan check dam dengan volume tampungan 26.469,80–179.806,58 m³, usia guna 1,10–6,33 tahun, dan tinggi bendung utama 10,00–13,00 m. Estimasi biaya pembangunan mencapai Rp71.296.189.000. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam penerapan strategi konservasi yang efektif guna menekan laju erosi, sedimentasi, serta mengurangi potensi banjir di DAS Pekalen.
Copyrights © 2026