Kestabilan material timbunan terhadap air menentukan keandalan Tanggul Kali Lamong sebagai infrastruktur pengendali banjir. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi karakteristik, klasifikasi, dan tingkat dispersif dua sampel material timbunan di Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik, serta mengevaluasi pengaruh variasi kadar air pemadatan. Pengujian meliputi distribusi ukuran butir, batas Atterberg, berat jenis, pemadatan Proctor, klasifikasi USDA, USCS, dan AASHTO, SEM-EDX, crumb test, chemical test, serta double hydrometer test. Tanah I dan Tanah II masing-masing diklasifikasikan sebagai silty clay dan silty clay loam menurut USDA, sedangkan keduanya termasuk MH menurut USCS dan A-7-5 menurut AASHTO. Seluruh benda uji pada kondisi dry side, optimum moisture content, dan wet side memperoleh Grade 1 pada crumb test. Persentase sodium sebesar 0,377% dan 0,274%, sedangkan dispersion percentage sebesar 17,098% dan 21,569%; seluruh hasil termasuk non-dispersif. Plastisitas dan variasi kadar air tidak meningkatkan dispersi karena agregat stabil dan kation divalen dominan. Material memenuhi aspek dispersivitas, tetapi parameter geoteknik lain perlu dievaluasi.
Copyrights © 2026