Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Pengairan
Vol. 1 No. 1 (2026): Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan (JMTP)

Simulasi Banjir Rob Akibat Kenaikan Muka Air Laut di PulauPramuka, Kepulauan Seribu

Juan Carlos Tambunan (Unknown)
M Amar Sajali (Unknown)
Sebrian Mirdeklis Beselly Putra (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Jul 2026

Abstract

Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, merupakan pulau kecil berelevasi rendah yang telah mengalami kejadian banjir rob nyata (Desember 2025) dan diproyeksikan makin rentan akibat kenaikan muka air laut. Penelitian ini mensimulasikan genangan banjir rob menggunakan model terkopel Delft3D Flexible Mesh (D-Flow FM  dan D-Waves), divalidasi terhadap data pasang surut AWS BMKG Kepulauan Seribu (NSE=0,901; RMSE=0,095 m; MAPE=5,01%). Simulasi kondisi eksisting menghasilkan luas genangan 33.336,3 m² (3,33 ha), sedangkan skenario proyeksi SSP5-8,5 tahun 2100 (kenaikan muka laut +0,79 m) dan gelombang ekstrem meningkatkannya menjadi 72.478,6 m² (+117,42%). Tinggi gelombang teratenuasi dari 0,53–1,51 m di batas domain menjadi ≈0,03 m di garis pantai, mengonfirmasi genangan didominasi pasang surut dan kenaikan muka laut, bukan gelombang. Tanggul inkremental (Δh=1,00 m) mereduksi luas genangan 44,7%; penambahan empat pompa drainase (72,1–360,4 L/s) hanya menurunkan volume genangan 0,34%, bersifat hiperlokal (radius 1540 m). Genangan sisa pada beberapa zona masih melampaui ambang kritis 1,5 m.

Copyrights © 2026