Kerusakan tanggul Sungai Cisanggarung di Desa Kedungneng, Kabupaten Brebes dipengaruhi oleh gerusan tebing dan ketidakstabilan lereng yang dapat mengancam kawasan permukiman. Penelitian ini bertujuan menentukan muka air banjir, merencanakan dimensi retaining wall, dan mengevaluasi stabilitas lereng setelah diperkuat. Debit banjir rancangan dihitung menggunakan Hidrograf Satuan Sintetik Nakayasu, kemudian muka air dimodelkan dengan HEC-RAS pada kondisi aliran permanen. Retaining wall tipe kantilever dianalisis terhadap guling, geser, daya dukung tanah, dan kebutuhan bore pile, sedangkan stabilitas lereng dianalisis menggunakan GeoStudio SLOPE/W metode Bishop. Debit banjir kala ulang 25 tahun diperoleh sebesar 663,70 m³/s. Dinding direncanakan setinggi 6,0 m dan selebar 5,2 m. Faktor keamanan guling kondisi normal dan gempa masing-masing 3,10 dan 2,90, sedangkan faktor keamanan geser sebesar 2,79 dan 1,90. Tekanan maksimum tanah dasar 6,750 t/m² lebih kecil dari daya dukung izin 19,525 t/m². Hasil analisis menunjukkan struktur memenuhi persyaratan stabilitas yang digunakan.
Copyrights © 2026