Kekeringan merupakan salah satu bencana hidrometeorologi yang dapat menyebabkan berkurangnya ketersediaan air di suatu wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kekeringan di DAS Mujur Kabupaten Lumajang menggunakan metode Standardized Precipitation Index (SPI) pada periode defisit 1, 3, 6, dan 12 bulan serta memetakan sebarannya menggunakan metode Inverse Distance Weighted (IDW). Hasil analisis menunjukkan bahwa kekeringan umumnya terjadi pada bulan Mei hingga Oktober, dengan kondisi terparah pada periode Agustus–Oktober. Nilai SPI terendah pada SPI-1 terjadi pada Agustus sebesar -1,411, SPI-3 pada September sebesar -1,399, sedangkan SPI-6 dan SPI-12 pada Oktober masing-masing sebesar -1,398 dan -1,284. Pemetaan menggunakan IDW menghasilkan gambaran spasial tingkat kekeringan di DAS Mujur. Hasil validasi menunjukkan Overall Accuracy sebesar 70% dan koefisien Kappa sebesar 0,402, yang menunjukkan adanya kesesuaian antara hasil pemetaan dengan data pembanding.
Copyrights © 2026