Majalah Farmaseutik
Vol 22, No 3 (2026): IN PRESS

Standardisasi Fraksi Kaya Andrografolid dalam Andrographis paniculata dan Fraksi Kaya 6-Shogaol dalam Zingiber officinale

Maurits Rama Yitro Tolip (Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada)
Dyaningtyas Dewi Pamungkas Putri (Unknown)
Agung Endro Nugroho (Unknown)



Article Info

Publish Date
28 Aug 2026

Abstract

Dalam metode pengobatan tradisional, kombinasi herbal Andrpgraphis paniculata (Burm.f) Nees dan Zingiber officinale Rosc. telah digunakan secara luas untuk mencapai manfaat terpatetik yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menetapkan fraksi sambiloto dan fraksi jahe yang terstandar dengan standardisasi berdasarkan parameter penetapan kadar senyawa, kengujian kadar air, pemeriksaan organoleptis, dan analisis cemaran mikroba. Fraksi Etil Asetat Sambiloto (FEAS) dan Fraksi Etil Asetat Jahe (FEAJ) memiliki kadar andrografolid 14,01±0.61 % dan kadar 6-shogaol 3,44 ± 0,30 %. Rerata kadar air masing-masing adalah 8,53% dan 3,75%. Evaluasi organoleptis FEAS adalah fraksi kering, bau khas sambiloto, dan warna hijau kehitaman. Evaluasi orgaanoleptis FEAJ adalah fraksi kental, bau khas kahe, dan warna jingga kehitaman. Hasil uji cemaran AKK pada FEAS sebesar  cfu/g FEAJ sebesar  cfu/g. Hasil uji cemaran ALT pada FEAS sebesar  cfu/g dan FEAJ sebesar  cfu/g. Berdasarkan parameter tersebut kedua fraksi telah memnuhi parameter standardisasi dan dapat dikembangkan sebagai herbal kombinasi terstandar untuk mengatasi penyakit melalui pengujian lebih lanjut seperti in vitro dan in vivo.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

majalahfarmaseutik

Publisher

Subject

Medicine & Pharmacology

Description

Majalah Farmaseutic accepts submission concerning in particular fields such as pharmaceutics, pharmaceutical biology, pharmaceutical chemistry, pharmacology, and social ...