Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih dimanfaatkannya tanaman obat sebagai pengobatan tradisional oleh masyarakat Nagari Mandeh, sementara pengetahuan mengenai pemanfaatannya sebagian besar diwariskan secara lisan sehingga berpotensi hilang. Selain itu, belum tersedia media informasi yang mendokumentasikan keanekaragaman tanaman obat di wilayah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis tanaman obat yang dimanfaatkan masyarakat Nagari Mandeh, mengetahui bagian tanaman, teknikpengolahan dan pemanfaatannya, serta menghasilkan e-book sebagai media informasi. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan etnobotani. Data diperoleh melalui observasi,wawancara dengan teknik purposive sampling, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Nagari Mandeh memanfaatkan 53 spesies tanaman obat yang tergolong dalam 36 famili, dengan famili Zingiberaceae sebagai famili terbanyak (7 spesies). Bagian tanaman yang paling banyak digunakan adalah daun (29 spesies), teknik pengolahan yang dominan adalah direbus atau direndam (35 spesies), sedangkan cara penggunaan yang paling banyak dilakukan adalah diminum (31 spesies). Berdasarkan hasil tersebut, dihasilkan e-book yang memuat informasi mengenai keanekaragaman tanaman obat sebagai media edukasi dan upaya pelestarian pengetahuan lokal masyarakat Nagari Mandeh.
Copyrights © 2026