Masa kanak-kanak, kadang-kadang disebut sebagai “masa keemasan”, adalah masa kritis bagi pertumbuhan sosial dan emosional anak. Namun, proses ini mungkin terhambat oleh penggunaan teknik pengasuhan yang tidak tepat, khususnya pola asuh yang mengabaikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perkembangan sosial emosional anak usia dini di KB Aisyiyah IV dipengaruhi oleh pola asuh lalai. Penelitian ini menggunakan beberapa teknik studi kasus secara kualitatif. Wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi terhadap lima orang tua dan guru yang berperan sebagai pendukung, teknik reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan digunakan untuk mengumpulkan data. Temuan penelitian menunjukkan bahwa respons emosional yang rendah, partisipasi anak yang rendah, komunikasi yang buruk, dan pandangan yang terbatas terhadap peran orang tua merupakan ciri-ciri pola asuh yang lalai. Dampaknya terhadap anak meliputi hambatan dalam pembentukan secure attachment, keterlambatan regulasi emosi, terbatasnya keterampilan sosial, serta rendahnya kepercayaan diri. Temuan ini mendukung teori attachment Bowlby dan teori ekologi Bronfenbrenner mengenai pentingnya kualitas interaksi dalam keluarga. Penelitian ini menegaskan perlunya intervensi pengasuhan yang tepat guna mendukung perkembangan sosial dan emosional anak usia dini
Copyrights © 2026